SISTEM REKRUITMEN, PENGERTIAN DAN KAJIAN TEORI SUMBER DAYA MANUSIA

 

SUMBER DAYA MANUSIA DAN SISTEM REKRUITMENTNYA

A.    Sumber Daya Manusia

            Sumber daya manusia adalah potensi yang merupakan asset dan berfungsi sebagai modal (non material/non finansial) di dalam organisasi bisnis, yang dapat diwujudkan menjadi potensi nyata (real) secara fisik dan non-fisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi.(1) Jeffrey Preffer menyatakan bahwa SDM merupakan sustainable competitive advantage.(2) Sumber daya manusia merupakan motor penggerak dari sebuah perusahaan. Tidak adanya sumber daya manusia perusahaan tersebut tidak akan maju dan berkembang sesuai dengan yang direncanakan perusahaan tersebut menurut Sadili Samsudin sumber daya manusia adalah orang-orang yang merancang dan menghasilkan barang atau jasa, mengawasi mutu, memasarkan produk, mengalokasikan sumber daya finansial, serta merumuskan seluruh strategi dan tujuan organisasi.(3)

            Proses menjalankan tugasnya SDM diarahkan oleh sebuah manajemen yaitu Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Manajemen sumber daya manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan atas pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemutusan hubungan tenaga kerja dengan maksud untuk membantu mencapai tujuan perusahaan individu dan masyarakat.(4)

            Usaha mewujudkan eksistensi organisasi yang kompetitif itu mengharuskan para manajer untuk mendesain organisasinya dan mendesain pekerjaan dilingkungannya dalam bentuk jaringan kerja (net work). Demikian pula harus mampu mewujudkan jaringan kerja dengan semua pihak yang berpengaruh pada kesuksesan organisasi.(5) Net work internal dalam organisasi diartikan sebagai sistem komunikasi vertical, horizontal dan lateral yang efektif dan efisien.untuk itu struktrur organisasi tetap diwujudkan dengan membentuk unit kerja-unit kerja, namun sifatnya harus berbeda dari unit kerja dalam struktur organisasi gaya lama. Perbedaannya terletak pada sifat unit kerja yang harus mandiri (otonom) dilengkapi dengan SDM yang kredibilitasnya tinggi, yang berfungsi dalam proses pengambilan keputusan.(6) Sumber daya manusia yang menguasai pengetahuan dan teknologi adalah sumber daya manusia mampu menentukan tujuan organisasi atau perusahaan bisnis dapat tercapai atau tidaknya. Manajemen sumber daya manusia menjadi sangat diperlukan dalam proses modernisasi dan industrialisasi.(7)

            Dapat ditarik kesimpulan bahwasanya SDM adalah suatu faktor yang sangat penting yaitu penggerak dalam sebuah organisasi dan menjadi penentu sebuah berhasilan atau tidaknya dalam sebuah organisasi terkait, karena SDM itu sendiri adalah orang-orang yan menjadi pelaku utama pelaksana program kerja dalam menjalankan sebuah proses pencapaian sebuah oragnisasi. SDM juga sebagai peaku perancang dalam sebuah visi dan misi organisasi yang akan di tuju dalam kurun waktu tertentu.

B.     Sistem rekrutmen SDM

            Sistem rekrutmen SDM yaitu suatu proses pencarian tenaga kerja atau personalia yang di rangkai secara sistematis dan teratur untuk mengisi posisi atau jabatan yang masih kosong yang di lakukan dengan melewati beberapa proses yang saling berkaitan antara proses satu dengan proses yang lainnya guna untuk mencari tenaga kerja atau personalia yang unggul dibidangnya dan juga berkualitas yang mana personalia itu diambil dari beberapa sumber baik sumber internal maupun sumber eksternal.(8) Organisasi dengan SDM yang profesional dapat berjalan dengan efektif dan efisien serta dapat mencapai visi dan misi oragnisasi dengan hasil maksimal.

            Sistem rekrutmen SDM mempunyai yang peran sangat penting dalam sebuah organisasi karena menjadi suatu faktor yang menjadi penyebab keberlangsungannya sebuah organisasi di nilai dari segi subtansi personalia-personalia didalamnya. Organisasi tidak bisa menjadi berkualitas ketika personalia-personalianya tidak mampu menjalankan program kerja dengan baik. Maka Setiap organisai melaksanakan sebuah sistem rekrutmen SDM untuk mencari dan menjaring personalia yang berkualitas untuk mengisi posisi atau jabatan yang kosong sesuai kulifikasi. Rekrutmen bisa menjadi pondasi untuk melaksanakan program kerja dalam satu kepengurusan organisasi.

 


 

1.       Hadari Nawawi, Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Bisnis Yang Kompetitif, (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2011), hlm. 40.

2.       Kaswan, Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Keunggulan Bersaing Organisasi, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012), hlm. 2.

3.       H. Sadili Samsudin, Manajemen Sumber Daya Manusia, (Bandung: Pustaka Setia, 2006), hlm. 21.

4.       Moh. Agus Tulus, Manajemen Sumber Daya Manusia, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1992). Hlm. 60.

5.       Hadari Nawawi, Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Bisnis Yang Kompetitif, (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2011), hlm. 71.

6.       Ibid., hlm. 72.

7.       Ellyyta Yullyanti, “Analisis Proses Rekrutmen dan Seleksi pada Kinerja Pegawai”, Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi, 2009, hlm. 131-139.

8.       Abdul Razaq, Sistem Rekrutment Sumber Daya Manusia Dalam Kepengurusan Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Sleman Masa Bakti 2020-2025” (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2022), hlm.26.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS SWOT; PENGERTIAN, FAKTOR, TUJUAN, MATRIKS DAN TAHAPAN ANALISIS WOT (KAJIAN TEORI DAN DAFTAR PUSTAKA)

JUDUL SKRIPSI; MANAJEMEN KARIR DENGAN PENDEKATAN MATRIK TRANSISI (KAJIAN TEORI DAN DAFTAR PUSTAKA)

Kualitas Pelayanan: Pengertian, Kerangka Teori dan Indikator Kualitas Pelayanan (Kajian Pustaka/ Footnote)