SISTEM REKRUTMENT; PENGERTIAN SISTEM, KLASIFIKASI SISTEM, PENGERTIAN REKRUTMENT, METODE, SUMBER-SUMBER, KELEBIHAN DAN KELEMAHAN REKRUTMENT
SISTEM REKRUTMENT
A. Tinjauan Sistem
1. Pengertian sistem
Menurut
kamus besar bahasa Indonesia, sistem adalah perangkat
unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga
membentuk suatu totalitas.(1) Terdapat beberapa definisi
sistem menurut para ahli, pertama oleh Prajudi
Atmosudirdjo mengemukakan bahwa “Suatu
sistem terdiri atas objek-objek, unsur-unsur, atau komponen- komponen
yang berkaitan dan berhubungan satu sama lainnya
sedemikian rupa sehingga
unsur-unsur tersebut merupakan
suatu kesatuan perprosesan atau
pengolahan yang tertentu. Definisi kedua oleh
Gordon B. Faris mengemukakan bahwa “Sistem yang abstrak adalah
susunan yang teratur dari gagasan-gagasan atau konsepsi yang saling tergantung. Sedangkan
sistem yang bersifat
fisik adalah serangkaian unsur yang bekerja sama
untuk mencapai suatu tujuan”.(2)
Definisi yang sudah tertera diatas peneliti menemukan
sebuah kesimpulan bahwasanya sistem adalah suatu beberapa proses yang terdiri
dari unsur-unsur yang selalu berkaitan
antara satu sama lain yang berkesinambungan dengan gagasan-gagasan yang teratur
yang melewati pengolahan tertentu
untuk mencapai hasil
atau sesutu yang bersifat totalitas.
2.
Klasifikasi sistem
1) Sistem abstrak dan sistem
fisik
Sistem abstrak merupakan sistem yang
berupa pemikiran atau ide-ide
yang tidak tampak secara fisik.
Misalnya sistem teologi,
yaitu sistem yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan
Tuhan. Dan sistem
fisik merupakan sistem
yang ada secara
fisik dan bisa dilihat oleh indera mata biasa dan sering digunakan oleh manusia. Misalnya
sistem komputer, akuntansi, robot, sistem
produksi dan lain sebagainya.
2)
Sistem alamiah dan sistem buatan
Sistem alamiah merupakan
sistem yang terjadi
melalui proses alam, bukan
buatan manusia, misalnya sistem rotasi bumi.
Sedangkan sistem buatan adalah sistem yang dirancang
oleh manusia. Sistem buatan
ini melibatkan interaksi antara manusia dengan
mesin yang disebut dengan human machine
system atau ada yang menyebut
dengan man machine system, karena
menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.
3)
Sistem tertentu dan tak tentu
Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi
diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan
pasti, sehingga keluaran
dari sistem dapat diramalkan. Sedangkan sistem
yang tak tentu merupakan sistem yang
kondisi masa depannya tidak diprediksi karena mengandung umur probabilitas.
4) Sistem tertutup dan terbuka
Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak dapat berhubungan dengan lingkungan luarnya.
Sistem ini bekerja secara otomatis
tanpa adanya campur tangan dari pihak luarnya. Secara teoritis sistem tertutup ini ada, akan tetapi kenyatannya tidak
ada sistem yang benar-benar tertutup,
yang ada hanyalah secara relatif tertutup. Sedangkan
sistem terbuka adalah
sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan
luar atau subsistem lainnya.(3)
B. Tinjauan Rekrutmen
Organisasi/perusahaan pasti memerlukan sejumlah
SDM dalam usaha mewujudkan eksistensinya, yang
terarah pada pencapaian tujuannya berupa keuntungan dalam berbisnis. SDM tersebut berfungsi
sebagai pelaksana pekerjaan
yang menjadi tugas pokok organisasi/perusahaan. Rekrutmen sebagai salah satu kegiatan
Manajemen SDM tidak dapat di lepaskan
kaitannya dengan deskripsi dan atau spesifikasi pekejaan/jabatan sebagai
hasil analisis pekerjaan/jabatan, yang memberikan gambaran tentang tugas-tugas pokok yang
harus dikerjakan. Rekrutmen tidak dapat dilepaskan
dengan perencanaan SDM sebagai kegiatan Manajemen SDM. Perencanaan SDM dapat diketahui pekerjaan yang diperlukan, baik
secara kuantitatif maupun kualitatif.
Selanjutnya ketepatan melakukan kegiatan rekrutmen,
akan terlihat dari hasil penilaian karya setelah para pekerja melaksanakan tugas-tugas pokoknya untuk
suatu periode tertentu.(4)
a. Pengertian rekrutmen
Rekrutmen adalah proses mendapatkan sejumlah calon tenaga kerja yang memenuhi
kualifikasi untuk jabatan/pekerjaan utama di lingkungan suatu organisasi/perusahaan. Berdasarkan pengertian tersebut
berarti rekrutmen merupakan langkah pertama dalam rangka menerima sesorang dalam proses pengupahan.(5) Peneliti mengutip dari skripsi
Yola Septyani disebutkan bahwa menurut Handoko T Hani, penarikan (rekrutmen) berkenaan
dengan pencarian dan penarikan sejumlah
karyawan potensial yang akan diseleksi
untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasi.(6)
Titik fokus dalam penelitian ini yaitu pada SDM kepengurusan dalam sebuah organisasi, jadi organisasi
mengalami kekosongan SDM pada bagian-bagian tertentu setelah melakukan
reorganisasi atau pergantian pengurus
baru. Usaha yang dilakukan untuk mengisi kekosongan SDM yaitu melakukan penjaringan
atau pencarian SDM yang baru untuk
mengisi posisi jabatan yang dibutuhkan yang sesuai kualifikasi organisasi. Langkah
dalam penjaringan SDM yang baru disebut dengan rekrutmen.
b.
Metode perekrutan
Perencanaan rekrutmen harus dilakukan dengan memperhatikan sumber daya tenaga kerja, baik internal
dan eksternal maupun kedua- duanya.
1) Rekrutmen internal
Rekrutmen tenaga kerja internal
adalah persediaan tenaga kerja dari dalam organisasi/perusahaan untuk memenuhi permintaan karena adanya jabatan
kosong. Pengaruhnya kerap kali bersifat
langsung dalam arti kekosongan jabatan
tertentu tidak mungkin
diisi oleh tenaga kerja luar, terutama dilihat
dari segi keterampilan/keahlian yang diperlukan untuk mengisi jabatan
tersebut. Rekrutmen tenaga kerja internal
sangat penting pengaruhnya, karena organisasi/perusahaan berkewajiban melakukan kegiatan promosi, pemindahan dan berbagai kegiatan lainnya
dalam rangka pengembangan karier para pekerja.
Dari sudut para pekerja berarti
rekrutmen tenaga kerja ini, mengharuskan tenaga kerja yang ada, untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dalam melaksanakan pekerjaan.(7)
2) Rekrutmen eksternal
Rekrutmen eksternal adalah proses mendapatkan tenaga kerja
dari luar organisasi/perusahaan. Rekrutmen dilakukan karena perkembangan bisnis, sehingga
organisasi/perusahaan memerlukan pekerja
baru untuk memperoleh gagasan segar. Setiap organisasi secara periodik memerlukan tenaga kerja dari luar organisasi/perusahaan.(8)
c.
Sumber-sumber rekrutmen
Melengkapi metode rekrutmen
yang sudah diteorikan oleh Hadari Nawawi
dalam bukunya yang berjudul “Manajemen Sumber
Daya Manusia untuk Bisnis yang Kompetitif”, selanjutnya peneliti mengambil
teori dari Kaswan yang dipaparkan dalam bukunya yang berjudul “Manajemen Sumber Daya Manusia
untuk Keunggulan Bersaing
Organisasi” yang membahas
tentang sumber-sumber dari masing-masing metode rekrutmen.
1)
Rekrutmen internal
a)
Karyawan yang ada
Banyak perusahaan mempunyai kebijakan
memberi informasi kepada
keryawan yang ada tentang lowongan kerja sebelum
berusaha merekrut dari sumber-sumber lain. Tawaran pekerjaan terhadap pihak internal memberi kesempatan kepada karyawan yang ada kepada pekerjaan yang
lebih disukai. Akan tetapi promosi
internal secara otomatis menciptakan lowongan
kerja baru yang harus diisi.
b)
Karyawan sebelumnya
Organisasi memutuskan untuk merekrut SDM yang sebelumnya pernah andil untuk organisasi
itu. Secara khusus mereka adalah orang-orang yang pernah dirumahkan atau pernah bekerja
musiman. Karena oraganisasi sudah punya pengalaman dengan orang ini.
c)
Rujukan dari karyawan
yang ada
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang dipekerjakan melalui rujukan dari karyawan yang ada cenderung
tetap bersama dengan organisasi itu lebih lama dan menunjukkan loyalitas dan kepuasan
kerja yang lebih besar daripada yang direkrut dengan cara lain.(9)
2)
Rekrutmen eksternal
a)
Iklan cetak
Iklan dapat digunakan untuk usaha
rekrutmen lokal dan untuk pencarian
regional nasional atau internasional (perdagangan atau publikasi profesional).
b)
Iklan internet dan situs karier
Perusahaan secara terus-menerus beralih ke
web sebagai alat rekrutmen karena
iklan online relatif murah, lebih
dinamis dan sering mendatangkan hasil yang lebih cepat daripada
melalui koran. Lagipula,
jangkauan internet bertambah
luas secara dramatis,
maka perusahaan-perusahaan dapat berhubungan
dengan orang-orang di seluruh dunia yang sedang mencari kerja. Web tidak hanya cara yang ekonomis dan efisien untuk
merekrut, juga alat yang
nyaman bagi pencari kerja.
c)
Agen tenaga kerja
Banyak
organisasi menggunakan kontraktor internal untuk
merekrut dan menyaring pelamar pekerjaan. Agen
itu secara khusus
efektif ketika perusahaan mencari pekerja dengan
keterampilan spesialis.
Keuntungan lain dari agen tenaga kerja
ini adalah mereka sering mencari
kandidat yang sekarang sudah bekerja bukan yang mencari
pekerjaan baru. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan sekarang sudah puas dengan kinerja mereka.
d)
Agen pembantu
tenaga kerja temporer
Jumlah organisasi terus bertambah beralih
kepada tenaga kerja temporer
sebagai sumber tenaga kerja. Tenaga kerja temporer
memperbolehkan organisasi menjalin
kerja tanpa ikatan permanen karena turun naiknya
siklus bisnis. Selain memberikan kefleksibelan karena siklus bisnis
yang berfluktasi, pertumbuhan jumlah tenaga kerja temporer mungkin
juga penyebab perusahaan menggunakan karyawan temporer
sebagai cara untuk menghindari tunjangan
pembayaran. Yaitu karyawan
temporer dapat digunakan
sebagai sarana mengurangi biaya tenaga kerja
dan memperoleh keuntungan lebih besar.
Akan tetapi penggunaan karyawan temporer
sebagai sarana mengurangi biaya dapat membawa kepada
perlakuan tidak adil, pelecehan atau kerugian potensial secara hukum.
e)
Rekrutmen perguruan tinggi
Sekolah mungkin mempunyai kantor
penempatan kerja yang membantu
para mahasiswa kontak dengan perusahaan. Banyak perusahaan besar mempunyai program
merekrut perguruan tinggi
tertentu dan atau jurusan tertentu. Di Jepang di mana perusahaan besar menawarkan pekerjaan seumur hidup, rekrutmen
perguruan tinggi secara praktis merupakan
satu- satunya cara perusahaan memasukkan darah segar.
f)
Rekrutmen peristiwa khusus
Salah satu pendekatan yang menarik
adalah menadakan pekan raya pekerjaan. Beberapa
perusahaan mengadakan pertemuan
atau pameran dimana masing-masing perusahaan mempublikasikan pekerjaan yang ada. Beberapa
pakar mengatakan dengan cara ini perusahaan menghemat
biaya sampai 80%. Cara ini
amat bermanfaat bagi perusahaan kecil, yang belum terkenal.
g)
Magang
Cara lain untuk merekrut dan memperoleh pekerjaan
spesialis yang dicoba organisasi ialah mempekerjakan mahasiswa yang magang sebagai tenaga
paruh waktu. Program magang mempunyai
beberapa tujuan bagi organisasi. Pertama, banyak
organisasi sekarang memandang dirinya sebagai cara untuk menarik orang terbaik di wilayah dimana tenaga kerja kurang. Kedua, untuk meningkatkan
keragaman usaha dalam rekrutmen.
h)
Pelanggan
Satu sumber rekrutmen
inovatif adalah pelanggan
organisasi yang sudah akrab dengan organisasi dan apa yang ditawarkannya. Orang-orang ini yang pasti bahagia
dengan produk atau jasa organisasi karena mereka tetap menjadi pelanggan, mungkin membawa antuiasme yang
lebih besar dari pelamar lain yang belum akrab dengan organisasi itu. Selain itu pelanggan yang merupakan penerima
produk atau jasa oleh karena
itu mereka mungkin
memiliki wawasan yang bermanfaat atau berharga bagi perbaikan organisasi.(10)
d. Kelebihan dan kelemahan sumber
rekrutmen
1) Rekrutmen internal(11)
a)
Keuntungan
(1)
Pembiayaan relatif murah, karena tidak memerlukan proses seleksi
seperti yang dilakukan pada rekrutmen eksternal.
(2)
Organisasi megetahui secara tepat pekerja
yang berkemampuan tinggi
dan berqualifed untuk mengisi
jabatan yang kosong.
(3) Pekerja memiliki
motivasi kerja yang tinggi.
(4)
Mencegah tenaga kerja yang baik dan kompetitif keluar dari organisasi/perusahaan, karena pengembangan kariernya
jelas.
(5)
Para pekerja telah memahami secara baik kebijaksanaan, prosedur-prosedur, ketentuan-ketentuan dan kebiasaan
organisasi/perusahaan.
b)
Kelemahan
(1)
Mengurangi motivasi kerja dan tidak
memberikan perspektif baru, bagi pekerja
yang kurang kompetitif atau merasa dirinya
tidak berpeluang untuk mengisi setiap jabatan yang kosong.
(2)
Pekerja yang dipromosikan untuk jabatan yang lebih tinggi cenderung
tidak dapat menjalankan kekuasaan dan kewenengannya, karena sudah sangat akrab dengan bawahannya.(12)
2)
Rekrutmen eksternal
a)
Keuntungan
(1) Jumlah calon yang lebih besar
(2) Membantu meningkatkan jenis tenaga kerja
(3) Mendorong masuknya
pemikiran baru
(4)
Biaya yang lebih rendah untuk pelatihan pegawai profesional
(5)
Tidak ada kelompok poilitik yang beraliansi dalam perusahaan
(6) Kemungkinan membawa
rahasia pesaing
(7)
Membantu memenuhi kebutuhan
kesempatan kerja yang sama.
b)
Kelemahan
(1)
Menimbulkan ketidak senangan pegawai
yang ada
(2)
Memerlukan biaya yang lebih besar dan menyita
banyak waktu Membutuhkan orientasi yang lebih lama.(13)
1. Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Yogyakarta: Balai Pustaka, 2005),
hlm. 1076.
2. Tata Sutabri,
Analisis Sistem Informasi Edisi 1,
(Yogyakarta: Audi Offset,
2004), hlm. 10.
3. Indriyo Gitosudarmo, Sistem Perencanaan dan Pengendalian Produksi,
(Yogyakarta: IKPI, 2000),
hlm. 39.
4. Hadari Nawawi,
Manajemen Sumber Daya Manusia
untuk Bisnis yang Kompetitif,
(Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2011), hlm. 169.
5. Ibid., hlm.
169.
6. Yola Septyani,
Sistem Rekrutmen Sumber Daya Manusia di PT. Bank BNI Syariah Pusat, Skripsi, (Jakarta: Universitas Muhammadiyah Jakarta,
2019), hlm. 10
7. Hadari Nawawi,
Manajemen Sumber Daya Manusia
untuk Bisnis yang Kompetitif, (Yogyakarta: Gadjah Mada Press,
2011), hlm. 175.
8. Ibid., hlm. 178.
9. Kaswan, Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Keunggulan Bersaing Organisasi,
(Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012), hlm. 71.
10. Ibid., hlm. 72.
11. Intan Prawesti, “Analisis Sistem
Rekrutmen, Penempatan, dan Pelatihan dalam
Meningkatkan Kinerja Karyawan BMT Permata Jatim”, skripsi, hlm.
34.
12. Hadari Nawawi,
Manajemen Sumber Daya Manusia
untuk Bisnis Yang Kompetitif,
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2011), hlm. 177-178.
13. Marihot Tua Efendi Hariandja, Manajemen Sumber Daya Manusia
(Pengadaan, Pengembangan, Pengkompensasian,
dan Peningkatan Produktivitas Pegawai), (Jakarta: Grasindo, 2002),
hlm. 108.
Komentar
Posting Komentar